Bux7
BismaClix.com - Inovasi Baru PTC Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Mei 2011

iPhone 5 Gunakan Sensor Kamera 8 MP Son

 


Jakarta - Setelah iPhone 5 dijadwalkan hadir kuartal ketiga 2011, Apple pun kabarnya bakal menggunakan sensor kamera besutan Sony dengan resolusi 8 megapixel bagi produk lanjutan iPhone 4 tersebut.

Seperti diketahui, Apple sebelumnya menggunakan sensor kamera besutan OmniVision untuk iPhone 4 (5 megapixel), dan iPhone 3G serta 3GS (3,2 megapixel). Namun karena sebab tertentu Apple pun 'berpindah hati' kepada Sony selaku produsen sensor kamera papan atas.

Hal itu pun sempat secara tak sengaja disinggung oleh sang CEO Sony, Sir Howard Stringer. Pada sebuah kesempatan ketika berbicara di Carnegie Hall New York, bos Sony itu berkomentar mengenai generasi lanjutan iPhone 4.

"Teknologi sensor terbaik kami dibuat di salah satu pabrik yang terkena tsunami. Itu akan digunakan Apple bagi iPhone dan iPad mereka. Apakah itu berarti sesuatu? Mereka membeli sensor terbaik kami," paparnya seperti dikutip detikINET dari digitaltrends, Minggu (4/3/2011).

Menurut Electronista, berpindahnya Apple ke Sony disebabkan karena OmniVision tak memiliki sensor kamera 8 megapixel, yang sudah tersedia sesuai jadwal peluncuran iPhone 5.

Sensor 8 megapixel yang konon dibenamkan di iPhone 5 tersebut saat ini sudah ada pada ponsel Android Xperia Neo. Dengan teknologi tersebut, kamera menjadi lebih peka terhadap kualitas gambar dengan pencahayaan rendah dengan noise yang rendah. (sumber: detikcom)

Apple Kuasai Pasar Aplikasi

Jakarta - Bisnis aplikasi sedang naik daun saat ini. Menurut analisa IHS iSuppli, transaksi jual beli aplikasi untuk perangkat mobile, baik ponsel pintar maupun tablet di tahun ini mencapai US$ 3,8 miliar dan diperkirakan terus meningkat sampai US$ 8,3 miliar di tahun 2014.
IHS iSuppli menyatakan, setidaknya terdapat empat perusahaan yang memiliki toko aplikasi paling besar. Mereka adalah Apple dengan Apple App Store, Google melalui Android Market, Nokia Ovi Store, dan Research In Motion dengan BlackBerry World.

"Trend menunjukkan konsumen akan semakin banyak mengunduh aplikasi game dan berbagai layanan untuk ponsel pintar dan tablet mereka," kata analis IHS iSuppli, Jack Kent seperti dikutip Cnet, hari ini.

Dalam bisnis toko aplikasi, Apple adalah perusahaan pelopor dan berhasil meraup pendapatan sebesar US$ 2,91 miliar dari Apple App Store tahun lalu. "Apple menguasai 3/4 pasar aplikasi," kata Kent.

Namun, dia memperkirakan pada tahun 2014, pangsa pasar Apple akan menurun sebesar 60 persen lantaran semakin banyaknya pemain di toko aplikasi. Salah satu yang memicu merosotnya popularitas Apple adalah kehadiran Android Market yang diperkirakan tumbuh sampai 295 persen pada tahun depan.

Adapun di tempat ketiga ada BlackBerry World buatan RIM dengan pertumbuhan 69,2 persen. Sementara Nokia menempati posisi keempat dengan pendapatan sekitar US$ 201 juta.

Bagaimana dengan Windows Marker Place dari Microsoft? Menurut IHS iSuppli, peringkat pasar aplikasi buatan Microsoft ini masih belum jelas karena menunggu realisasi kerja sama dengan Nokia untuk membuat ponsel cerdas berplatform Windows Phone 7.

sumber :tempointeraktif.com

Google Bakal Fokus Layanan Berbasis Lokasi

Google terus mengupayakan menjadi rakasasa perusahaan penyedia layanan internet. Di masa depan, diakui oleh Google mereka akan fokus pada layanan jejaring sosial lokal.

Hal ini ditegaskan oleh Vice President Google Marissa Mayer yang menyatakan bahwa visi perusahaan dan strategi untuk menang di lokal dan sosial kunci keberhasilan perusahaan mereka di masa depan.

Strategi layanan Google yang berbasis lokasi difokuskan pada tiga bidang: eksplorasi dan penemuan, interaktivitas, dan perspektif baru. Demikian yang dilansir melalui Mashable, Jumat (6/5/2011).

Dengan membuat lebih mudah untuk menemukan tempat-tempat baru, berinteraksi dengan mereka dan mengumpulkan informasi baru dari interaktivitas itu, Mayer mengatakan ia berharap untuk mengambil layanan lokasi ke tingkat berikutnya.

"Untuk diketahui, layanan Google berbasis lokasi tumbuh terlalu cepat. Google Places sekarang memiliki pengguna hingga 5 juta "kata Mayer.

Sementara Google Mobile dan hubungannya dengan layanan berbasis lokasi, menjadi bagian yang lebih besar dari keseluruhan strategi Google. Mayer mengatakan bahwa Google Maps dengan cepat telah berevolusi dari akar desktop menjadi sebuah pengalaman mobile. Bahkan, selama akhir pekan, Google Maps melalui ponsel menerima lalu lintas melebihi dari desktop.
sumber : okezone.com

Kyocera EOS Ponsel Dompet














Dunia ponsel memang terus berevolusi. Tidak cuma dari sisi teknologi, tetapi tentu juga desainnya. Ponsel lipat pun menjadi jamak. Namun milik Kyoecera ini unik. Ponsel yang dapat dilipat seperti dompet ini ditenagai oleh energi kinetik, alias energi yang muncul dari gerakan.

Kyocera EOS tersebut didesain oleh desainer industri Susan McKinney. EOS terdiri dari kulit lembut, semi-kaku polimer yang mengelilingi displai OLED berdaya rendah yang fleksibel. Bentuk memorinya memungkinkan tombol-tombol ponsel untuk muncul ketika dipakai dan berpadu dengan permukaan saat sedang tidak digunakan.

Untuk menerima panggilan sederhana, pengguna Kyocera EOS tidak perlu membuka ponsel yang terlipat. Namun jika dibuka, tampillah sebuah layar lebar, yang - ini istimewanya - mengambil energi dari interaksinya dengan manusia. Jadi semakin sering Anda menggunakan ponsel, semakin banyak energi kinetik yang diubah menjadi energi listrik melalui susunan generator piezoelektrik kecil. Ini berarti Anda tidak akan pernah perlu kuatir lagi karena membawa sebuah ponsel yang baterenya sudah nyaris habis.

Saat ini EOS masih dalam tahap pengembangan awal, tetapi tim Kyocera di San Diego dan Bangalore berharap bisa mengintegrasikan konsep dari perangkat ini menjadi jajaran ponsel dalam waktu dekat. Mungkin versi mendatang dari EOS akan mengikuti jejak Samsung dan LG dan menggunakan tenaga surya, selain tenaga kinetik.

Kamis, 05 Mei 2011

Badan Keamanan AS Akui Windows Lebih Aman
























Dokumen resmi National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS) mengungkap, pengguna sebaiknya menjauhi memakai sistem operasi (OS) terbuka, seperti Linux. Mengapa?

Dalam dokumen ‘Praktek terbaik mengamankan jaringan,’ NSA menunjuk Windows 7 dan Windows Vista mampu menawarkan fitur keamanan terbaik.

"Windows 7 dan Vista memberi perlindungan yang lebih baik karena fitur keamanan yang ada di OS itu dirancang sebagai default untuk membantu mencegah vector serangan,” papar NSA.

Selain itu, OS dengan mode 64-bit pada Windows bisa meningkatkan kekebalan sistem agar tak dapat diserang, lanjutnya. NSA melecehkan keberadaan alternatif open-source seperti Linux. Pasalnya, badan itu gagal menyorot fitur keamanan yang ada pada platform tersebut.

NSA menganjurkan para pengguna terus memperbarui OS dan software antivirus guna memastikan keamanan lingkungannya. Selain itu, NSA menganjurkan para pengguna agar mengaktifkan fitur update otomatis pada Windows dan Mac.( Inilah.com )

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grocery Coupons